Ngaku Bertugas di Kejagung, Jaksa Gadungan Tipu Warga Rupat Ratusan Juta

    Ngaku Bertugas di Kejagung, Jaksa Gadungan Tipu Warga Rupat Ratusan Juta
    Jaksa gadungan ngaku bertugas di Kejagung tipu warga Rupat

    BENGKALIS - Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Bengkalis dengan dukungan Kasat Reskrim Polres Bengkalis telah  mengamankan seorang warga   mengaku sebagai sebagai seorang jaksa. Pada hari Selasa Tanggal 30 Nopember 2021 Pukul 12.00 Wib Bertempat di Jl. Pelajar Dusun II Pangkalan Nyirih Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis Riau.

    Adapun identitas oknum yang mengaku jaksa tersebut bernama HBU  (46) kelahiran Yogyakarta, 20-05-1975. Pelaku diketahui beralamat Jl. Pelajar Dusun II Pangkalan Nyirih Kec. Rupat Kab. Bengkalis, dengan pekerjaan wiraswasta.

    Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Rahkmat Budiman, SH, .MH mengatakan, " HBU mengaku jaksa yang bertugas di Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung sebagai penyidik dan Pusat Pemulihan Aset (PPA) dan yang bersangkutan dapat membantu masyarakat khususnya warga Rupat untuk kepentingan pengurusan perkara." kata Kajari Bengkalis, melalui keterangan tertulis. Senin.(30/11).

    Selanjutnya, sekira pada bulan april 2021 oknum jaksa gadungan melangsungkan pernikahan secara siri dengan seorang wanita warga Rupat berinisial LS (48 tahun) yang sebelumnya berkenalan melalui aplikasi facebook, pada perkenalan tersebut yang bersangkutan mengenalkan diri sebagai seorang jaksa yang bertugas di Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Agung sebagai penyidik. " Dari  bulan april 2021 oknum jaksa gadungan ini tidak pernah masuk kerja atau pergi dari wilayah rupat, untuk menutupi kecurigaan yang bersangkutan mengatakan bahwa ia dalam tugas khusus jadi tidak harus masuk kantor, cukup di lakukan di rumah secara online saja." terang Rahkmat Budiman.

    HBU mendapatkan baju dinas kejaksaan beserta pangkat dan atribut serta pakaian Adhyaksa Dharmakarini dengan cara membeli secara online.

    " HBU ini, bukanlah seorang Jaksa atau Pegawai Kejaksaan atau tenaga honor dan tidak memiliki afiliasi apapun dengan Kejaksaan, namun yang bersangkutan merupakan warga biasa yang mengaku sebagai Jaksa guna mendapatkan sejumlah uang dari masyarakat." tegas Kajari Bengkalis.

    HBU Mendapatkan Uang Rp. 400 juta

    Oknum jaksa ini dalam aksinya bisa membantu memindahkan terpidana yang saat ini sedang menjalani hukuman untuk pindah dari ruang sel khusus ke ruang tahanan sel umum atau memindahkan terpidana dari satu Lapas ke Lapas lainnya sesuai yang diinginkan.

    Dan menawarkan kepada beberapa pihak untuk mengikuti lelang yang diselenggarakan oleh Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan RI, serta dapat mengurus Kasasi di Mahkamah Agung.

    "Untuk semua penipuan tersebut, oknum jaksa sudah memperoleh uang sebesar kurang lebih Rp. 400.000.000, - (empat ratus lima puluh juta rupiah), uang tersebut digunakan oleh yang bersangkutan untuk keperluan sehari-hari." ungkap Rahkmat Budiman.

    Pada saat ditangkap oknum jaksa gadungan ini turut juga diamankan seragam kejaksaan lengkap dengan atributnya dan beberapa dokumen yang dicetak sendiri juga 1 bundel surat Lepas dari Kementerian hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia Kantor Wilayah Sumatera Utara Rutan Kelas I Medan.

    "Selanjutnya di proses secara hukum terhadap yang bersangkutan kita serahkan kepada Polres Bengkalis, " akhiri Kajari Bengkalis.(yulistar)

    Yulistar

    Yulistar

    Artikel Sebelumnya

    Bupati Kasmarni Sambut 24 Atlit Berprestasi...

    Artikel Berikutnya

    Jalin Silaturahmi, Pemuda Batak Bersatu...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi verified

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 242

    Postingan Tahun ini: 2054

    Registered: Jul 16, 2020

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 233

    Postingan Tahun ini: 1446

    Registered: May 24, 2021

    Basory W

    Basory W verified

    Postingan Bulan ini: 128

    Postingan Tahun ini: 587

    Registered: Oct 11, 2021

    Maskuri

    Maskuri

    Postingan Bulan ini: 124

    Postingan Tahun ini: 231

    Registered: Mar 9, 2022

    Profle

    Agus Subekti verified

    Pasca Pedagang Mie Tewas Tersambar Petir, BPBD Kabupaten Tangerang Imbau Masyarakat Tidak Keluar Rumah Saat Hujan Disertai Petir
    Halal Bi Halal KKDB di Claro Makassar, Suardi Saleh: Terus Memberikan Kontribusi Terhadap Pembangunan dan Kemajuan Daerah Barru
    Kadis Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Sikapi Dan Tanggap Informasi Hipatitis Akut Yang Mematikan, LPA Kabupaten Labuhanbatu Koordinasi Dan Apresiasi
    Penyakit Mulut dan Kuku Serang Hewan Ternak Warga Jawa Timur, DPRD Sumut Minta Gubernur Sumatera Utara Lakukan Antisipasi

    Follow Us

    Recommended Posts

    12.816 Murid Kelas VI SD se- Kabupaten Bengkalis Ikut Penilaian Akhir Sekolah
    Ahmad Muzani Pertanyakan Wabah PMK pada Sapi Terjadi Kembali di Indonesia
    Djohar Arifin Minta Penguatan Perguruan Tinggi Sebelum Menuju ‘World Class University’
    Andi Akmal Pasluddin: Masuk Musim Giling 2022, Andi Akmal Pasluddin Minta Tekan Impor Gula
    Zainal Bintang: Menyoal Etik Bernegara (Bag.-4)